Your Message or Comment
ami yati (Indonesia)
June 25, 2010 16:55
Bisa minta no tlp RM LESTARI, yg di Tulang bawang lampung timur..........tolong ya..di bantu....
Vina Erastisari (Indonesia)
June 17, 2010 19:02
wow...saya sangat bersedia untuk membantu dan mengembangkan Pariwisata di Indonesia,,khususnya Lampung..karena saya di lahirkan di sana...jika butuh bantuan saya siap membantu semampu saya...terimakasih
Jan Schuller (Indonesia)
May 05, 2010 20:21
Dear Sir or Dear Madam,The grandfather of my wife was the second manager of the rubber plantation Tulung Buyut in the colonial period. Is it possible to visit this plantation and can you give some additional information of the argicultutal tour? Can you provide me an e-mail adres from somebody who might give some information about this plantation, for instance the exact location of the plantation.
Thank you very much in advance.
Jan Schuller
e-mail: jan.schuller@hetnet.nl
nurhasanmk,sh. (Indonesia)
May 05, 2010 16:52
saya punya ikatan batin yang sangat kuat dengan pulau sebuku.. karena sebagian hidup dan umur saya pernah dijalani disana......!!!
Ade Gunawan Yuliarto, A.md (Indonesia)
April 24, 2010 02:36
Saya tertarik untuk ikut bekerja & berpartisipasi dalam mengembangkan potensi wisata & budaya di lampung, terutama di taman nasional way kambas background saya videographer & video editor. Tolong infonya untuk saya dapat bergabung bersama dinas2 atau yayasan2 terkait. Terimakasih. Contac :
Phone. 0813 69580796
Email. embunpagimetro@yahoo.com
Perusahaan. embunpagi visual production
Disbudpar Lampung (Indonesia)
March 25, 2010 11:19
Kami terus berupaya untuk pengembangan desa wisata di Provinsi Lampung, dan kami mengharapkan bantuan serta partisipasi semua pihak untuk dapat mengoptimalkan potensi yang ada di desa-desa wisata tersebut.
Disbudpar Lampung (Indonesia)
March 25, 2010 11:18
Kami terus berupaya untuk pengembangan desa wisata di Provinsi Lampung, dan kami mengharapkan bantuan serta partisipasi semua pihak untuk dapat mengoptimalkan potensi yang ada di desa-desa wisata tersebut.
Cici Tet Hun (Indonesia)
March 23, 2010 20:01
Di desa Wana begitu banyak aset wisata budaya. Namun sampai saat ini sepertinya masih jalan di tempat. Perlu perhatian extra dan kerjasama dari semua pihak agar desa ini bisa menjadi salah satu daerah tujuan wisata yang bernilai jual.
