Hubungi webmaster Kembali ke halaman utama Hubungi webmaster Silakan isi buku tamu Hubungi webmaster Silakan isi buku tamu Silakan isi buku tamu Situs resmi pariwisata propinsi Bali Kembali ke halaman utama Silakan isi buku tamu Hubungi webmaster Kembali ke halaman utama
  Alamat IP Anda adalah 38.103.63.62
   
 
  P e n g a n t a r
 
Sebagai bagian dari gugusan kepulauan Nusantara, pulau Bali termasuk salah satu dari ke-33 provinsi Republik Indonesia. Indonesia adalah sebuah negara yang luas daratannya mencapai 2.000.000 km˛ dengan rangkaian pulau-pulaunya yang membentang sejauh 5.000 km dari Sumatra ke Papua Nugini, ditambah dengan luas perairannya yang mencapai 5.000.000 km˛. Pulau Bali terletak di antara pulau Jawa dan Lombok, tepatnya antara 8° 03’ 40’ – 8° 50’ 48’’, lintang selatan dan 114° 25’ 53’ – 115° 42’ 40’’ bujur timur, dengan batas wilayah sebelah utara berbatasan dengan laut Jawa, sebelah selatan berbatasan dengan samudera Indonesia, sebelah barat berbatasan dengan selat Bali atau provinsi Jawa Timur dan sebelah timur berbatasan dengan selat Lombok atau pulau Lombok. Secara keseluruhan luas wilayah provinsi Bali adalah 5,636 km˛ atau 0,29% dari luas kepulauan Indonesia yang hampir tidak terlihat pada peta Nusantara. Pulau Bali dikelilingi oleh laut dengan panjang ± 470 km˛.

Perairan laut Bali mempunyai luas ± 9.500 km˛ (jarak dari garis pantai ± 12 mil) terbagi menjadi tiga, yaitu; perairan Bali utara dengan luas ± 3,168 km˛ yang meliputi perairan sepanjang pantai kabupaten Buleleng, perairan Bali timur dengan luas ± 3.350 km˛ yang meliputi perairan laut sepanjang pantai kabupaten Karangasem, Klungkung dan Gianyar, dan perairan Bali barat dengan luas ± 2.982 km˛ yang meliputi perairan laut sepanjang pantai kabupaten Badung, Tabanan dan Jemberana.

Bali tergolong pulau kecil yang dikeliling pulau-pulau yang lebih kecil lagi, antara lain pulau Menjangan di kabupaten Buleleng, pulau Serangan di kota Denpasar, pulau Nusa Penida, Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan di kabupaten Klungkung. Meskipun hidup di sebuah pulau, sama sekali orang Bali tidak berorientasi ke laut, melainkan ke gunung.

Hal itu boleh saja dianggap akibat tidak ramahnya tepi laut samudra Hindia yang dikelilingi oleh batu karang berbahaya serta terjangan arus lautnya yang ganas, yang membuat pelayaran menjadi sulit, tetapi sekaligus berguna melindungi penduduk Bali dari serangan-serangan asing dan tsunami. Namun, alasan yang jauh lebih penting adalah karena ruang sosial Bali diatur oleh sebuah kosmos yang tersusun secara hierarkis berdasarkan atas pertentangan yang saling melengkapi antara “dunia atas” (kaja), yaitu arah gunung dan khususnya gunung Agung sebagai gunung suci, sumber kesuburan dan kehidupan, persemayaman para Dewata dan para leluhur yang didewakan, dan dunia bawah (kelod], yaitu arah laut, yang dianggap zona profan dan kotor.
 
Fasilitas pencarian Peta situs
Situs Alfitaone